KAMI SUKA MEMBINA KERJASAMA | KAMI MENJAGA KUALITAS PRODUK | KEPUASAN ANDA ADALAH PRIORITAS KAMI | HOTLINE CALL: (+62) 08562700040



Tampilkan postingan dengan label Bantal. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bantal. Tampilkan semua postingan

Musim Kemarau Pati Selatan Jawa Tengah Rawan Kebakaran

>> Senin, 08 September 2014

PATI – Memasuki musim kemarau, sejumlah wilayah di Pati mempunyai potensi kerawanan kebakaran cukup tinggi. Daerah yang mempunyai ancaman paling besar berada di wilayah Pati selatan.
Kepala UPT Pemadam Kebakaran (PMK) Kabupaten Pati Heru Suyanta mengatakan, wilayah Pati selatan yang masuk dalam kawasan rawan kebaran yakni Kayen, Karaban, Tambakromo, Jakenan, Puncakwangi dan sekitarnya. Ini disebabkan, wilayah tersebut didominasi wilayah perajin kapuk dan kapas, yang mudah terbakar saat kondisi cuaca panas.
”Kami memang lebih memfokuskan daerah tersebut. Namun tentu saja kami juga tidak menutup kemungkinan adanya potensi kebakaran di daerah lain. Dengan menyiapkan tim yang selalu standby selama 24 jam, kami siap melayani masyarakat saat terjadi kebakaran,” jelasnya kepada Koran Muria, Kamis (5/6).
Lebih lanjut Heru menuturkan, kapuk sangat rentan terbakar ketika cuaca terlalu panas. Sehingga menimbulkan percikan api yang akhirnya memunculkan bara jika tidak segera ditangani. Apalagi kapuk tergolong bahan mudah terbakar, maka penyebaran api akan sangat cepat.
Selain itu, tanaman tebu juga berpotensi terbakar. Karena daun tebu yang mulai mengering, akan cepat terbakar, ketika ada percikan api, meskipun dalam skala kecil. Oleh karenanya PMK Pati mulai melakukan sosialiasi kepada pengusaha kapuk dan petani tebu.
”Kami edukasi masyarakat, untuk dapat meminimalisir terjadinya kebakaran akibat kelalaian. Seperti karena lupa mematikan kompor maupun menggunakan instalasi listrik yang tidak sesuai dengan standar yang ada,” ujarnya.
Khusus untuk usaha yang rawan terjadi kebakaran, pihaknya juga telah meminta agar setiap pengusaha untuk menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Sehingga saat terjadi kebakaran dapat mendapatkan penanganan secepatnya dan tidak sampai menyebabkan kerugian yang lebih luas.
”Kalau harapan kami setiap 150 meter persegi dapat dipasang setidaknya satu APAR. terutama untuk daerah yang dijadikan tempat berkumpul orang, seperti pabrik atau tempat usaha lainnya,” pungkasnya.

Read more...

Sel Serat Kapuk Randu (Ceiba Pentandra)

>> Kamis, 18 April 2013

Sel kapuk randu seperti halnya sel kapas berbentuk memanjang, perbedaannya; pada sel kapuk tidak terdapat torsi, sehingga sel kapuk hanya berupa lumen (rongga sel) yang dibatasi oleh dinding sel dengan lingkungan luar. Oleh karena itu sel kapuk mampu menyimpan udara sehingga baik digunakan sebagai bahan isolasi. Serat kapuk banyak digunakan sebagai bahan kasur atau bantal. Biasanya, kasur jika telah lama digunakan, maka sel-sel kapuknya akan terisi minyak yang berasal dari keringat kita, sehingga tidak empuk lagi. Oleh karena itu, kasur tersebut harus dijemur di bawah terik matahari, untuk menguapkan minyaknya, sehingga dapat dipakai kembali.

Serat kapuk berasal dari sel epidermis dari kulit buah. Sel-sel ini mulai tumbuh kira-kira 16 hari sesudah pembungaan, yaitu waktu pembelahan sel telur dan ada kepastian buah tidak rontok. Serat yang sudah tua membentuk lumen yang kosong berdinding tipis dan terisi udara serta tertutup pada kedua ujungnya. Dindingnya licin dan dilapisi lapisan lilin sehingga serat kapuk sangat ringan dan mempunyai kemampuan mengisolasi panas dan suara. Dinding serat kapuk licin dan tidak terpilin sehingga serat kapuk sulit dipintal menjadi benang karena antara serat yang satu dengan yang lain tidak melekat menjadi satu.

Read more...

Cara Efektif Budidaya Pohon Kapuk

>> Kamis, 18 Oktober 2012

Kapuk (Ceiba petandra Gaertn) berasal daerah tropis di Amerika berkembang dan menyebar ke Afrika dan Asia . Penyebaran di Asia meliputi wilayah India, Indonesia, Thailand dan Filippina. Di Asia kapuk sudah dibudidayakan, sedangkan di Afrika hanya sebagian yang dibudidayakan sementara di Amerika belum dibudidayakan.

Tanaman kapuk di beberapa tempat di Indonesia telah diusahakan secara intensif. Misalnya di P.Jawa dilereng Gunung Muria (Pati) disekitar Weleri, antara Semarang–Pekalongan; didaerah Pandaan antara Gunung Arjuno dan Penanggungan dan antara Pare dan Ngantang yaitu jalan dari Kediri menuju ke Malang. Di Sulawesi kapuk didapati di bagian selatan Danau Tempe dekat Sengkang, dibagian selatan dan timur Gunung Lompobattang sekitar Jeneponto dan Bantaeng, kemudian disekitar Tanette dan pulau Muna.
Tanaman kapuk di Indonesia dikembangkan oleh rakyat , perkebunan swasta dan perkebunan pemerintah (BUMN). Areal seluruhnya saat ini mencapai 250 500 ha dengan produksi serat mencapai 84 700 per kg.

TIPE TANAMAN KAPUK
Ceiba pentandra, dibagi menjadi dua kelompok besar yaitu : Ceiba occidentalis, banyak ditemukan di Amerika dan Afrika, dan Ceiba orientalis, yang berada di Asia. Sedangkan Hasil penelitian menunjukkan bahwa persilangan antara kedua kelompok tersebut dapat dilakukan dengan mudah; ini menunjukkan kedekatan genetik keduanya. Hasil persilangan kedua tipe tersebut disebut tipe hibrida yang banyak dikembangkan di sentra-sentra kapuk. Di Amerika tidak terdapat klon kapuk tipe indika, dan sebaliknya di Asia saat ini hanya sedikit ditemukan tipe karibea.
Tipe Karibea pohonnya berukuran besar, tinggi mencapai 50 meter dan cabang terbawah dari permukaan tanah sekitar 10 meter. Di Amerika maupun di Afrika pohon-pohon tersebut dapat ditemukan di lapangan dengan mahkota yang sangat besar. Kecuali tipe yang bercabang rendah, juga ada tipe yang bercabang sangat tinggi, bercabang, tetapi mahkotanya kurang kokoh. Tipe ini tumbuh dihutan-hutan tropis, contohnya antara lain kapuk Suriname dan Congo, yang akan di bahas lebih lanjut. Tipe Indika pohonnya berukuran relatif lebih kecil dibanding tipe Karibea dan tidak dapat bersaing dengan vegetasi-vegetasi liar.

SYARAT TUMBUH
Pendapat yang mengatakan bahwa kapuk dapat tumbuh pada tanah yang marginal dan di daerah yang kering adalah salah. Kapuk memang membutuhkan musim kering yang panjang, tetapi jangan terlalu kering. Daerah-daerah, seperti Krawang, Indramayu, Karesidenan Bojonegoro dan kepulauan Nusa Tenggara tidak sesuai untuk tanaman kapuk karena terlalu kering. Begitu juga di daerah yang terlalu basah seperti Sumatera dan Jawa Barat.
Hubungan antara curah hujan di beberapa daerah penghasil kapuk di pulau Jawa, menunjukkan bahwa curah hujan pada periode kering menentukan saat berbunga dan pembentukan buah. Dalam periode tersebut jumlah curah hujan tiap bulan yang kurang dari 100 mm sebaiknya tidak lebih dari empat bulan, sedangkan jumlah hujan seluruhnya sedikitnya 150 mm dan setinggi-tingginya 350 mm, dengan jumlah hari sedikitnya 10 hari dan setinggi-tingginya 25 hari.

PEMBIBITAN
Bibit kapuk dapat berasal dari biji atau stek. Penangkaran dengan biji didahului dengan persemaian. Pada pembuatan pesemaian kapuk yang penting adalah pengerjaan tanah. Permukaan bedengan dibuat merata dan pembuangan air mudah dilakukan, karena air yang menggenang berakibat fatal bagi tanaman yang masih muda. Jarak tanam di bedengan 20 cm x 20 cm dengan memakai 3 biji per lubang, kemudian setelah sebulan disisakan satu tanaman yang terbaik. Cara lainnya dengan disebar dalam bak-bak yang kemudian dipindahkan ke bedengan, sehingga diperoleh tanaman yang rata dan tumbuh baik, tetapi apabila ada gangguan hama kumbang Nisotra, pada tanaman kapuk muda daunnya habis termakan. Tanaman kapuk pada umumnya dapat dipindahkan ke lapangan setelah umur satu tahun di persemaian, setinggi kira- kira satu meter.
Okulasi tanaman kapuk banyak menggunakan Togo B sebagai batang bawah. Hasilnya menunjukkan beberapa keuntungan antara lain : pada sambungan batang bawah dan atas (mata tunas) tidak timbul benjolan seperti layaknya bibit berasal dari biji. Keuntungan lain adalah diperoleh tanaman yang sama unggulnya dengan tanaman induknya.

PENANAMAN
Jarak tanam yang terbaik untuk tanaman kapuk tergantung tipe kapuk yanag ditanam. Pada umumnya tanaman kapuk tidak boleh ditanam terlalu dekat satu sama lain. Di perkebunan-perkebunan umumnya jarak tanam yang diterapkan 8 x 8 m sampai 10 x 10 m. Di kebun Percobaan Muktiharjo, Pati, pada tahun 1978 tanaman koleksi menggunakan jarak tanam 8 x 8 m. Setelah umur 12 tahun cabang-cabang sudah saling menutup yang menyebabkan penurunan produksi. Pada tahun 1991 dilakukan peremajaan sekaligus menata ulang jarak tanamnya yaitu 15 x 15 m. Ternyata setelah umur 7 tahun menunjukkan pembuahan yang baik. Produksi yang tertinggi pada umur tersebut adalah klon Congo 2 x Lanang atau (C 2 x L) yaitu 992 glondong/pohon/tahun. Sebagai kompensasi hasil pada jarak yang lebar dapat ditambahkan tanaman sela untuk meningkatkan pendapatan per satuan lahan.

TANAMAN SELA
Tanaman semusim atau tahunan dapat ditanam diantara tegakan tanaman kapuk sebagai tanaman sela. Menurut penelitian, kapuk sangat baik dikombinasikan dengan tanaman kakao. Kakao sebagai tanaman bawah dan kapuk berfungsi sebagai tanaman pelindung. Syarat-syarat yang dihendaki oleh tanaman kapuk terhadap tanah dan iklim, seyogianya sama dengan tanaman kakao. Ada daerah-daerah yang masih layak untuk tanaman kapuk, tetapi terlalu kering untuk tanaman kakao. Kadang-kadang kita juga menemukan kombinasi tanaman kapuk dengan tanaman kopi (robusta). Kombinasi ini kurang baik dibanding dengan tanaman kakao, karena pada musim kemarau yang sesuai untuk tanaman kapuk justru terlalu panjang untuk tanaman kopi.

PEMELIHARAAN
Dikaitkan dengan cara panen dengan memukul buah di pohon, agar buah yang jatuh diatas tanah mudah diambil, maka disarankan agar tanah dibersihkan pada akhir musim kemarau. Tanah dikerjakan secara minimum pada akhir musim penghujan, dan dengan demikian dapat mencegah penguapan air tanah.
Pada dasarnya tanaman kapuk sendiri hanya sedikit memerlukan pemeliharaan. Pemangkasan tidak dilakukan pada tanaman kapuk, hanya menyingkirkan dahan-dahan yang mati, dan tanaman Loranthaceae (kemladean). Untuk itu perlu diawasi secara intensip agar tidak ada biji tanaman kemladean yang bisa berkembang.
Pemupukan dilakukan dua kali dalam satu tahun yaitu pada awal dan akhir musim hujan. Dosis yang diberikan tergantung umur tanaman dan kebutuhan hara berdasarkan analisa tanah. Umur 1- 5 tahun umumnya kebutuhan pupuk 1,0 kg urea + 0,5 kg SP36 + 0,5 kg KCl per pohon per tahun yang diberikan dua kali, setengahnya pada awal musim penghujan dan sisanya akhir musim penghujan. Semakin tua tanaman dosis pupuk yang diberikan semakin tinggi.

ORGANISME PENGGANGGU
Tanaman kapuk tidak banyak mendapat gangguan hama atau penyakit kecuali gangguan parasit dari keluarga Loranthaceae. Parasit ini disebarkan oleh beberapa jenis burung tertentu, yang memakan buah-buah benalu dan meninggalkannya berupa biji pada tangkai kapuk, karena adanya cairan yang lekat. Apakah biji tersebut akan berkecambah, tergantung pada tanaman inang. Tanaman kapuk Jawa (Indika) sangat peka terhadap benalu, sebaliknya tipe karibea mempunyai daya resistensi yang lebih besar. Cara mengatasinya adalah membersihkan kemudian menjaga agar pohon-pohon tetap bersih dari benalu. Penyuluhan kepada petani agar semua jenis tanaman yang ada dipekarangan tidak dihinggapi oleh benalu terus digalakkan. Kerugian akibat parasit ini, apabila tidak ada usaha-usaha yang effektif, dampaknya dapat menurunkan produksi, bahkan mengalami kegagalan panen.

Read more...

Pohon Kapuk Randu Pohon Keramat Suku Maya Dan Aztec

>> Selasa, 18 September 2012



Kapuk randu atau biasa disebut kapuk, merupakan tanaman tropis yg punya nama ilmiah Ceiba pentandra gaertn. Meskipun berasal dari Amerika Tengah dan Selatan, juga Karibia dan Afrika, kapuk randu juga dengan mudah dapat ditemukan di wilayah Asia, seperti Indonesia, Malaysia dan Filipina.
Nah, kalau di Indonesia, pohon Kapuk paling banyak tumbuh liar di Pulau Jawa, terutama di wilayah Gunung Kidul, Karanganyar, Yogyakarta, Pati, dan masih banyak lagi. Dalam bahasa Jawa, kapuk sering disebut sebagai kapas jawa, kapok jawa atau pohon kapas sutra.
Namanya juga tanaman tropis, tak heran pohon kapuk dengan mudah tumbuh di willayah negeri kita ini. Dengan tinggi batang bisa mencapai 70 meter, pohon Kapuk sering menarik perhatian dengan membuat ‘badai salju’ akibat helai-helai kapuk yang berguguran. Contohnya di kota Bogor, di dekat kampus IPB, di mana ada sebuah jalan yang pinggirannya ditumbuhi pepohonan kapuk. Sungguh pemandangan yang romantis sekali!
Masuk ke manfaat dari si pohon Kapuk ini, ternyata tidak sebatas untuk mengantar kita pergi ke ‘Pulau Kapuk’ lho! Tahukah kamu, 26% dari buah kapuk adalah biji, yang biasa disebut klenteng. Biji kapuk ini mampu menghasilkan minyak goreng yang lebih baik dari minyak kelapa sawit. Kenapa? Karena minyak Kapuk tidak mengandung kolesterol, tidak berbau dan mengandung omega 3, 6, dan 9. Namun karena kandungan asam lemaknya tinggi, minyak kapuk ini gampang tengik, sehingga kurang direkomendasikan menjadi minyak makanan.
Meskipun begitu, minyak kapuk ini pas banget dijadikan bahan bakar alternatif! Caranya mudah. minyak biji kapuk ini harus melewati tiga proses dulu, yaitu proses pengambilan minyak biji kapuk, pemurnian minyak dan proses transesterifikasi. Minyak hasil akhir ini bisa langsung dijadiin pengganti BBM lho! Menjanjikan banget ga sih buat kita yang sering mengalami kelangkaan BBM?!
Ada lebah spesifik yang hanya mau mengambil madu dari bunga pohon kapuk randu ini. Madunya ampuh mengobati banyak penyakit. Sebut saja demam, sariawan, luka bakar, sampe meningkatkan kecerdasan otak lho!
Kulit buah kapuk juga cocok dijadiin bahan membuat kertas, sabun dan baking soda. Selain itu kandungan potasium dan abu di dalamnya membuat kulit buah kapuk pas dijadikan pupuk.
Di banyak lokasi, kapuk ditanam untuk reforestasi, konservasi air dan untuk mensuplai kayu bakar juga untuk pembuatan pagar. Selain itu, daun kapuk randu ini juga bagus banget lho buat memperbaiki tanah, dan juga sebagai pakan ternak.
Pastinya ada dong manfaat makanan dari pohon kapuk. Orang Filipina senang makan daun kapuk muda sebagai sayuran. Di Thailand, penduduknya biasa mengkonsumsi bunga dan buah muda kapuk. Sedangkan buah polong kapuk yang masih sangat muda merupakan favorit banyak orang Jawa.
Last but not least, pohon kapuk dianggap keramat oleh Suku Maya dan Aztec yang dulu hidup di Amerika Tengah dan Selatan gara-gara ukuran dan statusnya yang dipercaya sebagai penghubung bumi dan langit semesta. Unik yah!
Karakter pohon memang berbeda-beda dan ajaib-ajaib. Makanya, jadikan menanam pohon sebagai budaya dan hargai pohon sebagai makhluk hidup yang juga sama-sama tinggal di bumi ini.

Read more...

Ceiba Acuminata (kapuk, Pochote)

>> Sabtu, 18 Agustus 2012


Riset dan Konservasi di Southern Sonora, Meksiko

Sebuah pohon yang umum dan tersebar luas di hutan gugur tropis, memperluas ke hutan oak yang berdekatan dan thornscrub. Mudah untuk mengenali dengan batang berduri yang paling utama. Tingkat garis duri sangat bervariasi dan beberapa pohon hampir mungkin tidak memilikinya.

Bunga-bunga terbuka di malam hari bulan Mei dan Juni dan diserbuki oleh kelelawar. Buah oval besar tergantung di pohon sampai musim dingin, ketika mereka terbelah dengan pop terdengar. Benih yang tertanam dalam sebuah massa besar dari serat kapuk.

Dengan awal Juni, kapuk / Pochote akan mekar penuh dengan tali besar seperti bunga putih. Ini pohon yang tinggi dengan kanopi yang luas ini mudah dibedakan oleh, berat laminasi, duri piramidal pada batangnya. Buah berkembang melalui musim gugur, dan bertahan setelah daun jatuh buah pecah terjumbai serat kapuk putih setidaknya sampai Maret. Serat telah digunakan untuk membuat bantal, guling, kasur, oil absorbent, peredam suara, filter, isolator panas, pelampung, dan masih banyak lagi.




  

Read more...

Bantal, Tak Cuma Alas Kepala

>> Jumat, 18 November 2011



Sejarah bantal dimulai dari sejarah manusia, bahkan sebelum baju ditemukan, karena secara naluri manusia akan memakai barang yang nyaman untuk tidur.

Pada awalnya bantal menunjukkan tingkat kesejahteraan dari seseorang pemiliknya. Bantal telah dikenal oleh masyarakat Mesir kuno. Kemudian bantal dengan teknik penjahitan modern dan bantal dengan ornamen dikenal di Tiongkok sebagai barang berharga tinggi yang kemudian juga dikenal di Eropa abad pertengahan.


Dalam sejarah, bantal semula lebih banyak dipakai oleh sebagian besar kaum yang kaya, dan sudah ditemukan di kuburan Mesir kuno. Kesukaran dalam pewarnaaan dan teknik jahit-menjahit menyebabkan perkembangan bantal sebagai bentuk karya seni, dengan bantal yang dihiasi menjadi komoditas berharga terlebih dulu di Cina dan kemudian di Eropa.

Di Pertengahan Revolusi Industri mulai dilakukan produksi masal tekstil yang dihiasi dan bantal yang dihiasi. Bantal tradisional Cina biasanya berbentuk kotak yang terbuat dari kayu, batu, metal ataupun porslen. Orang-orang Yunani kaya menaruh kepala dan kaki di atas bantal bordir kaya dan guling.
Orang Mesir, berfilosofi tentang kepala sebagai tempat hidup, banyak perhatian dicurahkan, detail, dan uang pada bantal untuk orang mati. Namun Orang Cina berpikir bahwa bantal lembut merusak vitalitas tubuh, dan bantal mereka terbuat dari kayu, kulit , dan bahan keramik. Beberapa bahkan diisi dengan pengobatan herbal untuk menyembuhkan penyakit, mengembalikan kehilangan gigi, dan mengilhami mimpi indah.


Orang-orang Eropa menggunakan bulu-bulu angsa untuk dijadikan bantal. Sedangkan orang-orang Indonesia banyak menggunakan serat-serat kapuk untuk mengisi bantal-bantalnya. Keduanya mempunyai persamaan adanya unsur kenyamanan dan empuk. 
Permasalahan kemudian timbul, bagaimana bantal yang mereka punya bisa berumur lama? Orang-orang Indonesia menjemur bantal kapuknya agar serat-serat yang basah bisa kering dan mengembang kembali. 
Sesuai dengan perkembangan teknologi orang menciptakan serat-serat sintetis sebagai pengganti serat alam yang dianggap sumbernya terbatas dan tingkat empuknya masih dirasa kurang. Perkembangan jaman kemudian ditemukan busa latex sebagai bantal karena dianggap awet, tidak gampang kempes dan nyaman.

Bantal Dacron (Empuk dan Lembut)
Banyak sekali jenis dacron di pasaran, sebagian merupakan serat-serat yang gampang patah sehingga serpihannya bisa menimbulkan debu yang untuk sebagian orang menjadikan alergi. Jenis dacron terbaik saat ini adalah siliconized polyester fiber yaitu serat-serat polyester silikon. Dacron ini mempunyai serat-serat yang sifat daya kembangnya tinggi sehingga ciri-cirinya bobotnya ringan tapi mengembang sekali. Karena itu akan sangat empuk dipakai. Keunggulan bantal ini adalah karena keempukan dan kelembutannya.

Bantal Busa Latex (Daya Tahan Lama)
Latex adalah karet alam, sifat dasarnya sangat elastis sekali. Untuk membuat bantal, terlebih dahulu karet ini dikembangkan menjadi busa. Kebanyakan bantal latex adalah berbentuk contour, yaitu bentuknya disesuaikan dengan kontur kepala kita. Tanpa diragukan lagi busa latex dalam berbagai kegunaannya, termasuk bantal, mempunyai daya tahan yang sangat lama.

Super Foam (Busa Nyaman)
Busa super adalah busa sintetis yang berkualitas sangat baik sekali. Kelebihan busa ini dibanding busa latex adalah kemampuannya untuk meredam efek pegas seperti yang ditimbulkan oleh busa latex. Busa ini tidak akan langsung kembali setelah diberikan beban, sehingga akan membuat lebih nyaman.


Bantal Mewah
Seringkali kita tidak memperhatikan kualitas kain kulit bantal yang kita miliki, walaupun telah mahal kita membelinya. kain-kain non katun umumnya mempunyai efek panas, sehingga bagi yang peka akan merasa tidak nyaman.




Dari banyaknya jenis bahan pengisi bantal dari yang serat alami seperti serat kapuk, bulu angsa dan serat sintetis seperti polyester, busa, kami lebih cenderung memilih yang alami karena bahan seratnya sangat nyaman, sangat baik buat kulit kita sebab tidak panas dan tidak menimbulkan iritasi. Mungkin tidak punya daya tahan lama karena seratnya alami, akan tetapi ini sangat baik buat bumi kita ini, mudah terurai oleh tanah dan ramah lingkungan (environment friendly). Semua pilihan kami kembalikan pada anda, harapan kami cuma satu yaitu bersama kita bisa berbuat lebih baik untuk kelangsungan dan kelestarian bumi ini, warisan yang mungkin tak ternilai buat anak cucu kita di masa depan. Mari menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan dan mengurangi yang sintetis, dengan kapuk fiber kta akan mewujudkan itu jadi kenyataan.
Maju Terus Agrobisnis Indonesia !

Read more...
Powered By Blogger
JANGAN SALAH MEMILIH DALAM BERBISNIS | ANDA LAYAK MENDAPATKAN PRODUK TERBAIK | HUBUNGI : ARIF MULYADI (+62) 08562700040