KAMI SUKA MEMBINA KERJASAMA | KAMI MENJAGA KUALITAS PRODUK | KEPUASAN ANDA ADALAH PRIORITAS KAMI | HOTLINE CALL: (+62) 08562700040



Tampilkan postingan dengan label komoditas ekspor. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label komoditas ekspor. Tampilkan semua postingan

Pohon Kapuk Randu Pohon Keramat Suku Maya Dan Aztec

>> Selasa, 18 September 2012



Kapuk randu atau biasa disebut kapuk, merupakan tanaman tropis yg punya nama ilmiah Ceiba pentandra gaertn. Meskipun berasal dari Amerika Tengah dan Selatan, juga Karibia dan Afrika, kapuk randu juga dengan mudah dapat ditemukan di wilayah Asia, seperti Indonesia, Malaysia dan Filipina.
Nah, kalau di Indonesia, pohon Kapuk paling banyak tumbuh liar di Pulau Jawa, terutama di wilayah Gunung Kidul, Karanganyar, Yogyakarta, Pati, dan masih banyak lagi. Dalam bahasa Jawa, kapuk sering disebut sebagai kapas jawa, kapok jawa atau pohon kapas sutra.
Namanya juga tanaman tropis, tak heran pohon kapuk dengan mudah tumbuh di willayah negeri kita ini. Dengan tinggi batang bisa mencapai 70 meter, pohon Kapuk sering menarik perhatian dengan membuat ‘badai salju’ akibat helai-helai kapuk yang berguguran. Contohnya di kota Bogor, di dekat kampus IPB, di mana ada sebuah jalan yang pinggirannya ditumbuhi pepohonan kapuk. Sungguh pemandangan yang romantis sekali!
Masuk ke manfaat dari si pohon Kapuk ini, ternyata tidak sebatas untuk mengantar kita pergi ke ‘Pulau Kapuk’ lho! Tahukah kamu, 26% dari buah kapuk adalah biji, yang biasa disebut klenteng. Biji kapuk ini mampu menghasilkan minyak goreng yang lebih baik dari minyak kelapa sawit. Kenapa? Karena minyak Kapuk tidak mengandung kolesterol, tidak berbau dan mengandung omega 3, 6, dan 9. Namun karena kandungan asam lemaknya tinggi, minyak kapuk ini gampang tengik, sehingga kurang direkomendasikan menjadi minyak makanan.
Meskipun begitu, minyak kapuk ini pas banget dijadikan bahan bakar alternatif! Caranya mudah. minyak biji kapuk ini harus melewati tiga proses dulu, yaitu proses pengambilan minyak biji kapuk, pemurnian minyak dan proses transesterifikasi. Minyak hasil akhir ini bisa langsung dijadiin pengganti BBM lho! Menjanjikan banget ga sih buat kita yang sering mengalami kelangkaan BBM?!
Ada lebah spesifik yang hanya mau mengambil madu dari bunga pohon kapuk randu ini. Madunya ampuh mengobati banyak penyakit. Sebut saja demam, sariawan, luka bakar, sampe meningkatkan kecerdasan otak lho!
Kulit buah kapuk juga cocok dijadiin bahan membuat kertas, sabun dan baking soda. Selain itu kandungan potasium dan abu di dalamnya membuat kulit buah kapuk pas dijadikan pupuk.
Di banyak lokasi, kapuk ditanam untuk reforestasi, konservasi air dan untuk mensuplai kayu bakar juga untuk pembuatan pagar. Selain itu, daun kapuk randu ini juga bagus banget lho buat memperbaiki tanah, dan juga sebagai pakan ternak.
Pastinya ada dong manfaat makanan dari pohon kapuk. Orang Filipina senang makan daun kapuk muda sebagai sayuran. Di Thailand, penduduknya biasa mengkonsumsi bunga dan buah muda kapuk. Sedangkan buah polong kapuk yang masih sangat muda merupakan favorit banyak orang Jawa.
Last but not least, pohon kapuk dianggap keramat oleh Suku Maya dan Aztec yang dulu hidup di Amerika Tengah dan Selatan gara-gara ukuran dan statusnya yang dipercaya sebagai penghubung bumi dan langit semesta. Unik yah!
Karakter pohon memang berbeda-beda dan ajaib-ajaib. Makanya, jadikan menanam pohon sebagai budaya dan hargai pohon sebagai makhluk hidup yang juga sama-sama tinggal di bumi ini.

Read more...

Kapuk LC31

>> Senin, 18 Juni 2012

Persilangan klon Lanang x Congo yang dilakukan pada sekitar tahun 1920-an dilanjutkan dengan penanaman benih hasil persilangan dan evaluasi klon hibrida. Di antara klon-klon hibrida yang diseleksi, maka terpilihlah individu nomor 31 yang menunjukkan keunggulan dibandingkan klon hibrida lainnya dan klon terpilih tersebut mulai diperbanyak dan ditanam oleh manajemen perkebunan pada saat itu. Keunikan varietas kapuk LC 31 adalah pembentukan cabang pertama yang rendah antara 20 cm-100 cm diatas permukaan tanah. 

 

Read more...

Kapuk Togo-B

>> Jumat, 18 Mei 2012

Varietas Togo B merupakan hasil seleksi dari varietas introduksi Togo yang berasal dari Togo di Afrika. Varietas ini menunjukkan potensi hasil gelondong yang tinggi dengan jumlah gelondong 41.428 gelondong/ha atau 2.551 gelondong/pohon pada umur 40 tahun. Ketika masih muda (12 tahun), varietas ini sudah mampu menghasilkan 845 gelondong/pohon. Serat yang dihasilkan oleh Togo B putih mengkilat, dan buahnya tidak pecah di pohon. Dengan habitus pohon yang kokoh, Togol B digunakan dalam program konservasi lahan dan sebagai batang bawah dalam penyediaan bibit kapuk secara okulasi. Dengan habitus pohon yang kokoh, Togo B digunakan dalam program konservasi lahan dan sebagai batang bawah dalam penyediaan bibit kapuk secara okulasi.

 

Read more...

Kapuk Muktihardjo 4 (MH 4)

>> Rabu, 18 April 2012

Varietas kapuk MH 4 merupakan hasil persilangan antara klon Seluwok Sawangan 29 (SS 29) yang merupakan klon lokal (tipe Indika), dengan klon Congo (C, tipe Karibea) merupakan klon introduksi dari Congo, Afrika, yang produksinya mencapai 2.500–3.000 gelondong/pohon, tetapi warna serat abu-abu kecokelatan. Klon SS 29 mempunyai kelebihan warna serat putih mengkilat, tetapi produksinya rendah yaitu sekitar 600–750 gelondong/pohon. MH 4 produksinya dapat mencapai 2.200 gelondong/pohon, lebih tinggi 11–13 % dibanding MH 1 dan 18–25% dibanding MH 2. Hasil seratnya berwarna putih mengkilat yang sangat disukai petani dan eksportir, karena sesuai dengan kualitas “Java Kapok”.

 

 

Read more...

Kapuk Muktihardjo 3 (MH 3)

>> Minggu, 18 Maret 2012

Varietas kapuk hibrida MH 3 merupakan hasil persilangan antara klon Congo 2 (tipe Kari-bea) dengan klon lokal Lanang (tipe Indika). Klon Congo merupakan klon introduksi dari Congo, Afrika, yang produksinya mencapai 2.500–3.000 gelondong/pohon. Klon Lanang merupakan klon lokal yang mempunyai kelebihan warna serat putih mengkilat, tetapi produksinya rendah yaitu sekitar 750 gelondong/pohon. Varietas MH 3 produksinya dapat mencapai 2.400 gelondong/pohon yang lebih tinggi 18–20% dibanding MH 1 dan 27–30% dibanding MH2 yang sudah dilepas. Hasil seratnya berwarna putih mengkilat yang sangat disukai petani dan eksportir karena sesuai dengan kualitas “Java Kapok”. Pengembangannya disarankan secara okulasi karena, perkembangan melalui biji akan mengalami segregasi.

 

 

Read more...

Kapuk Muktihardjo 2 (MH 2)

>> Rabu, 01 Februari 2012

Varietas kapuk hibrida MH 2 merupakan varietas kapuk hibrida hasil persilangan tiga tetua yaitu (Ruezen Randu x Bondowoso) x Congo yang disingkat dengan (RRxBW)C. Varietas kapuk hibrida MH 2 pada umur 6 tahun, 12 tahun, dan 40 tahun masing-masing produksinya 331 gelondong/pohon, 868 gelondong/pohon, dan 2.011 gelondong/pohon. Pohon yang telah berumur cukup lanjut yaitu lebih dari 40 tahun mampu menghasilkan 42.532 gelondong/ha atau 2.011 gelondong/pohon, setara dengan 335 kg serat/ha atau 6,84 kg serat/ pohon. Varietas ini membentuk pohon-pohon yang tumbuh kuat, yang mempunyai sifat yang berbeda dengan induknya. Pohon tersebut lebih tahan terhadap kekeringan dibanding klon Jawa. Seratnya berwarna putih mengkilat, tidak pecah di pohon, jumlah gelondong dan produksinya lebih banyak dibanding kapuk Jawa.

 

Read more...

Kapuk Muktihardjo 1 (MH 1)

>> Minggu, 01 Januari 2012

Varietas kapuk hibrida MH 1 merupakan varietas hibrida hasil persilangan dua tipe kapuk yaitu tipe Indica dengan Karibea antara tiga tetua, yaitu (Randu Kuning x Bondowoso) x Congo atau disingkat (RKxBW)C. Varietas ini membentuk pohon-pohon yang tumbuh kuat, yang mempunyai sifat yang berbeda dengan induknya. Pohon tersebut lebih tahan terhadap kekeringan dibanding klon Jawa. Seratnya berwarna putih, tidak pecah di pohon, jumlah gelondong dan produksinya lebih banyak dibanding kapuk Jawa. Produksi varietas kapuk hibrida MH 1 pada umur 6 tahun, 12 tahun, dan 40 tahun masing-masing 427 gelondong/pohon, 1.038 gelondong/pohon, dan 2.881 gelondong/pohon. Produktivitas pada umur 40 tahun tersebut mencapai 50.856 gelondong/ha, setara dengan 483 kg serat/ha atau 9,85 kg serat/pohon. 

 

Read more...

Bantal, Tak Cuma Alas Kepala

>> Jumat, 18 November 2011



Sejarah bantal dimulai dari sejarah manusia, bahkan sebelum baju ditemukan, karena secara naluri manusia akan memakai barang yang nyaman untuk tidur.

Pada awalnya bantal menunjukkan tingkat kesejahteraan dari seseorang pemiliknya. Bantal telah dikenal oleh masyarakat Mesir kuno. Kemudian bantal dengan teknik penjahitan modern dan bantal dengan ornamen dikenal di Tiongkok sebagai barang berharga tinggi yang kemudian juga dikenal di Eropa abad pertengahan.


Dalam sejarah, bantal semula lebih banyak dipakai oleh sebagian besar kaum yang kaya, dan sudah ditemukan di kuburan Mesir kuno. Kesukaran dalam pewarnaaan dan teknik jahit-menjahit menyebabkan perkembangan bantal sebagai bentuk karya seni, dengan bantal yang dihiasi menjadi komoditas berharga terlebih dulu di Cina dan kemudian di Eropa.

Di Pertengahan Revolusi Industri mulai dilakukan produksi masal tekstil yang dihiasi dan bantal yang dihiasi. Bantal tradisional Cina biasanya berbentuk kotak yang terbuat dari kayu, batu, metal ataupun porslen. Orang-orang Yunani kaya menaruh kepala dan kaki di atas bantal bordir kaya dan guling.
Orang Mesir, berfilosofi tentang kepala sebagai tempat hidup, banyak perhatian dicurahkan, detail, dan uang pada bantal untuk orang mati. Namun Orang Cina berpikir bahwa bantal lembut merusak vitalitas tubuh, dan bantal mereka terbuat dari kayu, kulit , dan bahan keramik. Beberapa bahkan diisi dengan pengobatan herbal untuk menyembuhkan penyakit, mengembalikan kehilangan gigi, dan mengilhami mimpi indah.


Orang-orang Eropa menggunakan bulu-bulu angsa untuk dijadikan bantal. Sedangkan orang-orang Indonesia banyak menggunakan serat-serat kapuk untuk mengisi bantal-bantalnya. Keduanya mempunyai persamaan adanya unsur kenyamanan dan empuk. 
Permasalahan kemudian timbul, bagaimana bantal yang mereka punya bisa berumur lama? Orang-orang Indonesia menjemur bantal kapuknya agar serat-serat yang basah bisa kering dan mengembang kembali. 
Sesuai dengan perkembangan teknologi orang menciptakan serat-serat sintetis sebagai pengganti serat alam yang dianggap sumbernya terbatas dan tingkat empuknya masih dirasa kurang. Perkembangan jaman kemudian ditemukan busa latex sebagai bantal karena dianggap awet, tidak gampang kempes dan nyaman.

Bantal Dacron (Empuk dan Lembut)
Banyak sekali jenis dacron di pasaran, sebagian merupakan serat-serat yang gampang patah sehingga serpihannya bisa menimbulkan debu yang untuk sebagian orang menjadikan alergi. Jenis dacron terbaik saat ini adalah siliconized polyester fiber yaitu serat-serat polyester silikon. Dacron ini mempunyai serat-serat yang sifat daya kembangnya tinggi sehingga ciri-cirinya bobotnya ringan tapi mengembang sekali. Karena itu akan sangat empuk dipakai. Keunggulan bantal ini adalah karena keempukan dan kelembutannya.

Bantal Busa Latex (Daya Tahan Lama)
Latex adalah karet alam, sifat dasarnya sangat elastis sekali. Untuk membuat bantal, terlebih dahulu karet ini dikembangkan menjadi busa. Kebanyakan bantal latex adalah berbentuk contour, yaitu bentuknya disesuaikan dengan kontur kepala kita. Tanpa diragukan lagi busa latex dalam berbagai kegunaannya, termasuk bantal, mempunyai daya tahan yang sangat lama.

Super Foam (Busa Nyaman)
Busa super adalah busa sintetis yang berkualitas sangat baik sekali. Kelebihan busa ini dibanding busa latex adalah kemampuannya untuk meredam efek pegas seperti yang ditimbulkan oleh busa latex. Busa ini tidak akan langsung kembali setelah diberikan beban, sehingga akan membuat lebih nyaman.


Bantal Mewah
Seringkali kita tidak memperhatikan kualitas kain kulit bantal yang kita miliki, walaupun telah mahal kita membelinya. kain-kain non katun umumnya mempunyai efek panas, sehingga bagi yang peka akan merasa tidak nyaman.




Dari banyaknya jenis bahan pengisi bantal dari yang serat alami seperti serat kapuk, bulu angsa dan serat sintetis seperti polyester, busa, kami lebih cenderung memilih yang alami karena bahan seratnya sangat nyaman, sangat baik buat kulit kita sebab tidak panas dan tidak menimbulkan iritasi. Mungkin tidak punya daya tahan lama karena seratnya alami, akan tetapi ini sangat baik buat bumi kita ini, mudah terurai oleh tanah dan ramah lingkungan (environment friendly). Semua pilihan kami kembalikan pada anda, harapan kami cuma satu yaitu bersama kita bisa berbuat lebih baik untuk kelangsungan dan kelestarian bumi ini, warisan yang mungkin tak ternilai buat anak cucu kita di masa depan. Mari menggunakan bahan-bahan yang ramah lingkungan dan mengurangi yang sintetis, dengan kapuk fiber kta akan mewujudkan itu jadi kenyataan.
Maju Terus Agrobisnis Indonesia !

Read more...
Powered By Blogger
JANGAN SALAH MEMILIH DALAM BERBISNIS | ANDA LAYAK MENDAPATKAN PRODUK TERBAIK | HUBUNGI : ARIF MULYADI (+62) 08562700040