*** KAMI SUKA MEMBINA KERJASAMA - KAMI MENJAGA KUALITAS PRODUK - KEPUASAN ANDA ADALAH PRIORITAS KAMI ***



Kapuk Togo-B

>> Jumat, 18 Mei 2012

Varietas Togo B merupakan hasil seleksi dari varietas introduksi Togo yang berasal dari Togo di Afrika. Varietas ini menunjukkan potensi hasil gelondong yang tinggi dengan jumlah gelondong 41.428 gelondong/ha atau 2.551 gelondong/pohon pada umur 40 tahun. Ketika masih muda (12 tahun), varietas ini sudah mampu menghasilkan 845 gelondong/pohon. Serat yang dihasilkan oleh Togo B putih mengkilat, dan buahnya tidak pecah di pohon. Dengan habitus pohon yang kokoh, Togol B digunakan dalam program konservasi lahan dan sebagai batang ba-wah dalam penyediaan bibit kapuk secara okulasi. Dengan habitus pohon yang kokoh, Togo B digunakan dalam program konservasi lahan dan sebagai batang bawah dalam penyediaan bibit kapuk secara okulasi.

 

Read more...

Kapuk Muktihardjo 4 (MH 4)

>> Rabu, 18 April 2012

Varietas kapuk MH 4 merupakan hasil persilangan antara klon Seluwok Sawangan 29 (SS 29) yang merupakan klon lokal (tipe Indika), dengan klon Congo (C, tipe Karibea) merupakan klon introduksi dari Congo, Afrika, yang produksinya mencapai 2.500–3.000 gelondong/pohon, tetapi warna serat abu-abu kecokelatan. Klon SS 29 mempunyai kelebihan warna serat putih mengkilat, tetapi produksinya rendah yaitu sekitar 600–750 gelondong/pohon. MH 4 produksinya dapat mencapai 2.200 gelondong/pohon, lebih tinggi 11–13 % dibanding MH 1 dan 18–25% dibanding MH 2. Hasil seratnya berwarna putih mengkilat yang sangat disukai petani dan eksportir, karena sesuai dengan kualitas “Java Kapok”.

 

 

Read more...

Kapuk Muktihardjo 3 (MH 3)

>> Minggu, 18 Maret 2012

Varietas kapuk hibrida MH 3 merupakan hasil persilangan antara klon Congo 2 (tipe Kari-bea) dengan klon lokal Lanang (tipe Indika). Klon Congo merupakan klon introduksi dari Congo, Afrika, yang produksinya mencapai 2.500–3.000 gelondong/pohon. Klon Lanang merupakan klon lokal yang mempunyai kelebihan warna serat putih mengkilat, tetapi produksinya rendah yaitu sekitar 750 gelondong/pohon. Varietas MH 3 produksinya dapat mencapai 2.400 gelondong/pohon yang lebih tinggi 18–20% dibanding MH 1 dan 27–30% dibanding MH2 yang sudah dilepas. Hasil seratnya berwarna putih mengkilat yang sangat disukai petani dan eksportir karena sesuai dengan kualitas “Java Kapok”. Pengembangannya disarankan secara okulasi karena, perkembangan melalui biji akan mengalami segregasi.

 

 

Read more...

Kapuk Muktihardjo 2 (MH 2)

>> Rabu, 01 Februari 2012

Varietas kapuk hibrida MH 2 merupakan varietas kapuk hibrida hasil persilangan tiga tetua yaitu (Ruezen Randu x Bondowoso) x Congo yang disingkat dengan (RRxBW)C. Varietas kapuk hibrida MH 2 pada umur 6 tahun, 12 tahun, dan 40 tahun masing-masing produksinya 331 gelondong/pohon, 868 gelondong/pohon, dan 2.011 gelondong/pohon. Pohon yang telah berumur cukup lanjut yaitu lebih dari 40 tahun mampu menghasilkan 42.532 gelondong/ha atau 2.011 gelondong/pohon, setara dengan 335 kg serat/ha atau 6,84 kg serat/ pohon. Varietas ini membentuk pohon-pohon yang tumbuh kuat, yang mempunyai sifat yang berbeda dengan induknya. Pohon tersebut lebih tahan terhadap kekeringan dibanding klon Jawa. Seratnya berwarna putih mengkilat, tidak pecah di pohon, jumlah gelondong dan produksinya lebih banyak dibanding kapuk Jawa.

 

Read more...
JANGAN SALAH MEMILIH DALAM BERBISNIS - ANDA LAYAK MENDAPATKAN YANG TERBAIK - HUBUNGI : ARIF MULYADI +628562700040

My Visitor's

  © Blogger template Simple n' Sweet by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP